Terapi Musik, Jual CD Terapi Musik, Terapi Gelombang Otak, Alat EEG, Alat Pengukur Gelombang Otak

Depan   |   Tentang Kami   |   Riset Kami   |   Semua Produk CD   |   Testimoni   |   Cara Pemesanan   | Kontak

   
 
 

Mengobati Irritable Bowel Syndrome

 

Nama Produk CD : IBS Relief

Keterangan

:

Membantu mengobati Irritable Bowel Syndrome (IBS) secara permanen dengan cara mengatasi penyebabnya yaitu stress berkepanjangan dan kecemasan. Stress dan kecemasan ini bisa jadi disadari oleh penderita, namun sering kali penderitanya tidak menyadari bahwa dirinya punya stress dan kecemasan berlebihan. IBS merupakan penyakit pada usus besar, dengan gejala antara lain diare atau sembelit. Biasanya muncul akibat depresi atau stres berkepanjangan. Gejala-gejala IBS tidak bisa sembuh total apabila hanya mengkonsumsi obat-obatan, karena penyebab utamanya ada di pikiran. IBS bisa diobati dengan Terapi Musik dan Terapi Gelombang Otak. Terapi ini merupakan salah satu bentuk psikoterapi yang murah dan efektif.

Cara Pakai

:

Didengarkan dengan headphone atau speaker sambil duduk santai atau berbaring. Mata dipejamkan untuk merasakan aluran musik. Dalam sehari disarankan mendengarkan CD ini selama 30 menit. Jika Anda tidak ada waktu luang untuk mendengarkan CD ini secara khusus, maka Anda bisa dengarkan CD ini waktu menjelang tidur. Tidak masalah jika Anda tertidur ketika mendengarkan CD ini.

Harga

:

Rp. 140.000,-

 

Mengobati Irritable Bowel Syndrome (IBS) Dengan Terapi Musik

 

IBS sebenarnya sangat umum di rasakan oleh setiap manusia terutama di daerah perkotaan dengan tingkat persaingan hidup yang tinggi. Beberapa gejala yang dirasakan oleh para penderitanya antara lain: perut terasa kram, sakit, kejang dan sembelit. Dan gejala ini muncul dengan sendirinya tanpa ada penyebab yang jelasa serta setiap saat bisa menyerang si penderita. Stress menjadi penyebab utama karena tingkkat stress yang tinggi bisa menyebabkan ketegangan pada otak yang secara otomatis juga berpengaruh terhadap seluruh bagian tubuh termasuk didalamnya perut kita. Otot-otot di sekitar perut terasa sangat kaku dan sulit untuk bergerak. Seperti ada yang menghalangi perut kita untuk melakukan aktifitas seperti biasa.

Terkadang makanan juga bisa memicu gejala IBS timbul. Namun sekali lagi faktor penyebab yang paling utama adalah pikiran kita sendiri. Jika kita bisa merespon secara normal terhadap makanan yang masuk maka kita tidak akan mengalami gangguan pada usus atau perut kita. Yang paling perlu menjadi catatan adalah seringnya para penderita IBS bergantung pada obat-obatan kimia. Padahal hal ini justru bisa menjadi bahaya bagi dirinya apalagi jika mengkonsumsi obat tersebut dalam jangka waktu yang panjang. Sebaiknya lebih memilih produk yang aman dan tidak mengandung unsur kimia sehingga bisa terurai oleh tubuh secara sempurna.

 


Testimoni:

Beberapa bulan lalu saya baru keluar dari rumah sakit karena maag akut atau gastritis akut. Kurang lebih selama empat hari saya opname dan menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Sempat merasa pusing karena tabungan saya terkuras habis ,untuk menanggung semua biaya rumah sakit. Selang beberapa bulan saya mulai merasa ada yang aneh di perut saya lagi. Sering diare juga sering susah buang air besar. Lalu saya check up ke dokter takut-takut kalau maag saya kambuh lagi. Kata dokter nggak masalah hanya saja saya disuruh menjaga pola makan dan menu makanan yang saya konsumsi. Setelah saya melakukan semua anjuran dokter tapi  rasanya tidak ada bedanya karena masih sering sembelit dan diare. Perut juga rasanya melilit persis ketika sakit maag. Sambil mencari-cari obat herbal di internet saya menemukan teks yang berisi tentang Irritable Bowel Syndrome (IBS) yang gejalanya persis sekali seperti yang saya alami. Lalu cari-cari cara untuk mengatasinya. Konon disebutkan bahwa IBS bisa sembuh melalui CD Terapi Musik, maka saya pun coba. Metode Terapi Musik, sesuatu yang sama sekali saya belum pernah dengar bisa menyembuhkan penyakit perut seperti yang saya alami. Tapi kenyataannya berkata lain. Lambat laun perut saya jadi nggak sering diare lagi. Setelah dua bulan menjalani terapi musik, sekarang sudah sama sekali tidak pernah merasakan sembelit ataupun diare.

Bryan M, Kepulauan mentawai Sumater Barat.

 

 

BACAAN PENTING


Mengenal CD Terapi Musik

Anatomi Otak & Fungsinya

Memahami Terapi Musik

Terapi Gelombang Otak

Quantum Mind Programming

Manfaat CD Terapi Musik

Gambar Cover Produk CD

Keunggulan Produk Kami

Literatur Ilmiah

Periksa Gelombang Otak

Pertanyaan & Jawaban

Cek Resi Pengiriman

CD Terapi Musik Yang Asli

 


HUBUNGI KAMI

Jam Kerja: Hari Senin-Sabtu.

Pukul 08:00-16:00 WIB.

0813-9047-3888

0857-9877-3888

0813-9047-3888

DA9AECE3

terapimusik@gmail.com

@terapimusik (Pakai @)


 

WWW.TERAPIMUSIK.COM

Riset Terapi Musik, Riset Gelombang Otak

Bedanya kami dengan penjual produk CD Gelombang Otak atau CD Terapi Musik yang lain adalah kami tidak asal menjual. Kami melakukan riset sendiri dengan peralatan audio visual modern yang dilengkapi alat pengukur gelombang otak. Selengkapnya...

 

 

Awas CD Terapi Musik Tiruan, Palsu, dan Bajakan..!

Beberapa orang yang tertipu, melaporkan bahwa sekarang ada CD Terapi Musik bajakan yang dijual dengan harga lebih murah dari harga resmi.

CD Terapi Musik yang asli hanya bisa Anda dapatkan di website resmi kami, yaitu:

www.TerapiMusik.Com

www.TerapiMusik.Net

www.TerapiMusik.co.id

www.AktivasiOtak.com

dan 2 marketplace berikut

www.tokopedia.com/terapi-musik

 

www.bukalapak.com/terapimusikpusat

 

Terapi Musik, Terapi Gelombang Otak, Stimulasi Otak, Brainwave Entrainment, Jual CD Terapi Musik, Alat Pengukur Gelombang Otak EEG

 

Depan   |   Tentang Kami   |   Riset Kami   |   Semua Produk CD   |   Testimoni   |   Cara Pemesanan   | Kontak

 

Copyright 2011 - 2020 © TerapiMusik.Com | Pusat Riset Terapi Musik & Gelombang Otak

Perhatian: Seluruh isi halaman ini adalah hak cipta dari TerapiMusik.Com. Siapapun tidak dibenarkan menyalin sebagian atau seluruh isi halaman ini tanpa izin tertulis dari pengelola TerapiMusik.Com.

Mari kita saling menghormati karya saudara sendiri. Terimakasih atas kesadaran Anda.